msc

PENGERTIAN PENGAWASAN KAS

PENGERTIAN PENGAWASAN KAS 

A. Pengawasan
Pengawasan itu berarti melihat dan mengevaluasi pekerjaan yang sedang dilaksanakan.

Dalam pengawasan terdapat tiga tipe didalamnya, yaitu:

1.   Pengawasan Pendahuluan (Preliminaly Control)
Pengawasan ini dilakukan sebelum pekerjaan dilakukan.
2.  Concurrent Control
Dalam tipe ini pengawasan dan koreksi dilakukan secara bersamaan.
3.   Pengawasan Umpan Balik (FeedBack Control)
Dalam tipe ini dilakukan pengukuran pada hasil koreksi yang sudah lebih dulu dilakukan.

Kas suatu aktiva perusahaa yang paling cepat berubah sampai akhir period pada suatu perusahaan. Berfungsi sebegai alat tukar (medium of change) dan sebagai dasar pengukur.

Pengawasan kas
Proses atau kegiatan yang dilakukan untuk melindungi kas dari penggunaan dan penyalahgunaan.

                        B. AICPA (American Institute of Certified Public Accountants)
Pengawasan intern meliputi struktur organisasi dan semua cara-cara yang digunakan di dalam perusahaaan dengan tujuan untuk menjaga keamanan harta milik perusahaan.


            C. Fungsi Pengawasan Kas
Untuk menjaaga dengan aman kas yang ada pada setiap perusahaan.

Ciri-ciri dasar dari sebuah pengawasan kas:
a.  Menetapkan tanggung jawab pengelola penerimaaan kas.
b.  Pemisahan pengelolaan dan pencatatan penerimaan kas.
c.  Mendepositokan seluruh uang kas yang diterima seriap hari.
d.  Sistem voucher untuk mengendalikan pembayaran kas.

            D. Tujuan pengawasan Kas
1.  Diperolehnya data atau informasi mengenai kas yang sebenarnya.
2. Untuk mencek kecermatan antara dana dari catatan menurut pembukuan dari saldo kas yang sebenarnya.
3. Untuk mencek pelaksanaan kegiatan aktifitas mengenai kas sehingga apabila terjadi penyimpangan dari sistem yang di terapkan dapat di koreksi.

             E. Jenis-Jenis Pengawasan
1.  Pengelolaan kas atas penjualan tunai.
2.  Yang diterima melalui pos, dan bisa berupa cek.
3.  Pengendalian pengeluaran kas.

             F. Teknik Pengawasan Kas
1.  Pemisah tugas dan tanggung jawab yang jelas.
2. Dokumentasi dan pencatatan yang baik.
3. Penjagaan terhadap aktiva kas pada perusahaan.
4.  Prosedur pembuktian dan pengamanan.
5. Evaluasi oleh auditor internal dan eksternal..

Didalam metode pengawasan kas terdapat metode kas kecil (petty cash)

Kas kecil adalah suatu bentuk bukti transaksi kas dalam jumlah yang tidak terlalu besar atau bahkan sangat kecil. Walaupun pengendalian atau penyimpanan kas pada bank memang baik namun untuk kas kecil akan lebih baik jika dilakukan oleh perusahaan itu sendiri.

Didalam kas kecil juga terdapat metode imprest fund dan metode fluctustion fund dimana metode imprest fund besifat tetap dan sebaliknya metode fluctuation fund bersifat tidak tetap atau berubah ubah.


TUGAS

Transaksi April 2014 "BENGKEL MAJU"

01/04/2014 Tuan Budi mendirikan bengkel Maju dengan menyetor uang pribadinya ke kas perusahaan sebesar Rp 30.000.000

05/04/2014 Untuk menambah kas perusahaan Tuan Budi meminjam uang ke bank sebesar Rp 10.000.000

08/04/2014 Perusahaan Tuan Budi membeli perlengkapan bengkel sebesar Rp 13.000.000  secara Tunai

09/04/2014 Tuan Budi mengambil uang kas untuk keperluan pribadinya sebesar Rp  1.500.000

15/04/2014 Tuan Budi membeli perlengkapan bengkel dari toko Erlangga sebesar Rp 2.000.000  secara kredit

19/04/2014 Tuan Budi membayar sebagian hutangnya pada Tuan Erlangga sebesar Rp 500.000

21/04/2014 Tuan Budi menerima pendapatan jasa dari bengkel sebesar Rp  5.000.000

22/04/2014 Tuan Budi membayar gaji pegawai sebesar Rp 1.500.000

25/04/2014 Tuan Budi melakukan jasa perbaikan mobil sebesar Rp 1.000.000 dan pembayarannya akan di terima kemudian

27/04/2014 Perlengkapan bengkel yang sudah terpakai sebesar Rp 800.000

30/04/2014 Tuan Budi membayar sewa ruko sebesar Rp 700.000 untuk 2 bulan

DIMINTA :
Buatlah Jurnal umum, Buku besar, AJP, Neraca saldo yang disesuaikan, dan Laporan keuangan.

Bengkel Maju
Jurnal Umum
April 2014
Tanggal
Keterangan
Debit
Kredit
1
Kas
30.000.000


   Modal

30.000.000
5
Kas
10.000.000


   Hutang Bank

10.000.000
8
Perlengkapan
13.000.000


   Kas

13.000.000
9
Prive
1.500.000


   Kas

1.500.000
15
Perlengkapan
2.000.000


   Hutang Usaha

2.000.000
19
Hutang Usaha
500.000


   Kas

500.000
21
Kas
5.000.000


   -Pendapatan Jasa

5.000.000
22
Beban Gaji
1.500.000


   Kas

1.500.000
25
Piutang
1.000.000


   Pendapatan Jasa

1.000.000
27
Beban Perlengkapan
8.000.000


   Perlengkapan

8.000.000
30
Sewa Dibayar Dimuka
700.000


   Kas

700.000

Jumlah
66.000.000
66.000.000

Bengkel Maju
Buku Besar
April 2014
                          








Bengkel Maju
Jurnal Penyesuaian
April 2014
Tanggal
Keterangan
Debet
Kredit
31
Beban Perlengkapan
Rp 800.000


   Perlengkapan

Rp 800.000
31
Beban Sewa
Rp 350.000


   Sewa Dibayar Dimuka

Rp 350.000

JUMLAH
RP 11.500.000
Rp 11.500.000







Laporan Neraca, Laba rugi & Arus kas.

Laporan Neraca, Laba rugi & Arus kas.

Pertama saya akan membahas tentang apa itu Laporan Neraca. Nah laporan neraca itu adalah dimana suatu laporan yang berisikan data keuangan suatu perusahaan dibutuhkan untuk mengetahui letak posisi keuangan  perusahaan yang bersangkutan pada periode tertentu dan diketahui pada akhir periode.
Lalu ada Laporan Laba Rugi. Laporan laba rugi ini juga termasuk bagian dari laporan keuangan dimana kita akan mengetahui apakah perusahaan tersebut mendapatkan laba (untung) atau rugi dari rincian yang disebutkan di laporan laba rugi tersebut seperti pendapatan dan beban.
Yang ketiga ada Laporan Arus Kas. Laporan keuangan ini akan memperlihatkan aliran masuk dan aliran keluar suatu kas dalam perusahaan.

Pada Laporan Laba Rugi terdapat dua jenis format, yaitu:
1. Single Step
2. Multiple Step

Lalu ada Laba Komprehensif, contoh dari laba ini adalah laba yang dihasilkan dari adanya perubahan nilai tukar. Jadi laba komprehensif adalah kekayaan suatu perusahaan yang berhubungan dengan operasi normal perusahaan.


Kemudian ada Laporan Perubahan modal, laporan ini diperoleh dari informasi yang jelas tentang posisi keuangan.

Laporan Keuangan

Laporan Keuangan

Laporan keuangan : suatu proses akuntansi yang hasilnya memberikan informasi kepada pemilik tentang apakah laporan keuangan perusahaan tersebut menunjukan bahwa perusahaan itu sehat atau tidak. dari besarnya aktiva yang dimiliki oleh perusahaan itu menentukan seberapa sehatnya perusahaan tersebut

Pada laporan keuangan terdapat juga karakternya, yaitu:

-Dapat dipahami
Dengan mudahnya laporan keuangan yang dimiliki oleh suatu perusahaan, pihak pihak yang berkepentingan seperti misalnya investor, para investor ini dapat dengan cepat mengetahui data keuangan suatu perusahaan tersebut.

-Relevan
Ini bisa mempengaruhi pemilik sehingga pemilik bisa mengetahui tentang data keuangan yang ada pada perusahaanya.

-Matrealistis

-Keandalan
Laporan keuangan harus bisa diandalkan sebagai data perusahaan yang sangat penting. Banyak hal yang dilakukan pada perusahaan dengan mencangkup laporan keuangan.

-Dapat dibandingkan
Ini agar laporan keuangan pada tahun sebelumnya bisa kita bandingkan dengan laporan keuangan yang ada pada tahun ini atau terbaru.

-Tepat waktu
Setiap bagian yang bertugas dalam membuat laporan keuangan harus membuatnya dengan tepat waktu.

Dan pada laporan keuangan juga terdapat pos2, yaitu:
-Aktifa
a.       Aktifa lancar
b.      Investasi jangka panjang
c.       Asset tetap
d.      Asset tidak berwujud

-Kewajiban
a.       Kewajiban jangka pendek
b.      Kewajiban jangka panjang

-Ekuitas
Pendapatan dan bukan termasuk keuntungan dan kerugian

-Arus kas


Lalu ada keterbatasan yang dimiliki oleh neraca, yaitu:

-Off balance sheet
Maksud disini adalah neraca yang dibuat tidak mencangkup adanya informasi kerugian yang dialami oleh perusahaan agar neraca terlihat baik

-Nilai tukar / kurs
Jadi neraca tidak bisa menggambarkan nilai uang.

-Aktiva tidak berwujud
Ini seperti hak paten


Bentuk neraca

-laporan laba rugi, yaitu laporan mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan. Laporan laba rugi ini mencangkup:
1. pendapatan usaha
2. beban usaha

Manfaat yang dimiliki oleh laporan laba-rugi yaitu mengevaluasi kinerja, dan membantu menilai resiko. Untuk keterbatasan yang dimiliki laporan laba-rugi yaitu pos tidak dapat diukur secara akurat.

Laporan arus kas
Menggambarkan dengan jelas sumber penerimaan maupun pengeluaran kas. jadi lebih rinci dan diperluas dalam penggambarannya. Dalam arus kas terdapat dua metode. Yang pertama adalah metode langsung, yang dimana didalamnya terdapat rincian semua pendapatan keuangan dengan jelas. Untuk yang kedua, yaitu metode tidak langsung dan metode ini memang metode yang biasa atau sering digunakan.