msc

Tugas Kewirausahaan Minggu 1

1. Apa definisi dari kewirausahaan?
Jawab:
Kewirausahaan adalah kemampuan seorang manajer resiko (risk manager) dalam mengoptimalkan segala sumber daya yang ada, baik itu materil, intelektual, waktu, dan kemampuan kretivitasnya untuk menghasilkan suatu produk atau usaha yang berguna bagi dirinya dan bagi orang lain.

2. Perilaku apa sajakah yang terdapat pada diri seorang wirausahawan?
Jawab:
1)  Memiliki rasa percaya diri
2)  Berorientasi pada tugas dan hasil
3)  Pengambil resiko
4)  Kepemimpinan
5)  Keorisinilan
6)  Berorientasi ke masa depan

3. Karakteristik apa saja yang terdapat pada para wirausahawan?
Jawab:
1) Keinginan untuk berprestasi.
2) Keinginan untuk bertanggung jawab.
3) Persepsi pada risiko-risiko menengah.
4) Persepsi pada kemungkinan berhasil.
5) Rangsangan oleh umpan balik.
6) Aktivitas enerjik.
7) Orientasi ke masa depan.

4. Bagaimana menentukan potensi kewirausahawan?
Jawab:
·        - Kemampuan Inovatif 
·         -Toleransi terhadap kemenduaan 
·         -Keinginan untuk berprestasi 
·         -Kemampuan perencanaan realistis 
·         -Kepemimpinan tolerasi kepada tujuan 
·         -Objekvitas o Tanggung jawab 
·         -Kemampuan beradaptasi 
·         -Kemampuan sebagai pengorganisir dan administrator 
-
5.Mengapa inovasi merupakan kunci penting dalam kewirausahawan?
Jawab:
Karena Inovasi adalah suatu nilai dasar yang harus diikuti oleh para wirausahawan.

Nama: Adinda Permatasari
NPM: 40214266
Kelas: 2da02

Equitas Pemegang Saham Laba Ditahan

Equitas Pemegang Saham Laba Ditahan

Laba Ditahan adalah Laba yang tidak dibagi, ini merupakan sebagian atau keseluruhan laba yang diperoleh perusahaan yang tidak dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen.
Akuntansi Untuk Dividen adalah bagian laba yang diterima oleh pemilik saham yang berasal dari keuntungan perusahaan selama usahanya dalam suatu periode.
Deviden Tunai : Pembagian keuangan dalam bentuk uang.
Deviden Saham: Pembagian keuangan dalam bentuk saham.
Pari adalah nilai asli deviden saham.

Macam-macam Deviden
-Cash Deviden
-Script Deviden
--Property Deviden
-Liquidating Deviden
-Stock Deviden

Laporan Laba Ditahan
-Tanpa Percadangan Laba Ditahan
-Dengan Percadangan Yang Tidak Dicadangkan
Contoh
1.      Tanpa Percadangan Laba di Tahan
PT HIJAU DAUN
Laporan Laba di Tahan
untuk tahun yang berakhir 31 Des’10

Laba diTahan Awal                Rp 150.000.000
Laba Bersih                             Rp 420.000.000
Deviden Tunai                                    (Rp 161.500.000)
Deviden Saham                       (Rp 88.500.000)
            Laba diTahan Akhir                                        Rp 320.000.000


2.      Dengan Percadangan yang tidak dicadangkan

PT HIJAU DAUN
Laporan Laba diTahan
Untuk tahun yang berakhir 31 Des10

Laba ditahan yang tidak dicadangkan

Saldo Awal                             Rp 600.000.000
Laba Bersih                             Rp 99.000.000
Deviden Tunai                                    (Rp 34.000.000)
Deviden Saham                       (Rp 28.000.000)
Dicadangkan untuk Ketidakpastian (Rp 100.000.000)
            Saldo Akhir                                                     Rp 537.000
Laba diTahan yang di Cadangkan
Saldo Awal                             Rp 0
Di Cadangkan untuk Deviden Rp 100.000.000
            Saldo Akhir                                                     Rp 100.000.000
Total Laba diTahan                                                     Rp 637.000.000

Soal!
1.      Pada tanggal 18 Desember 2010, dewan komisaris PT. Makna Jaya Kusuma mengumumkan deviden saham sebesar 8) atas 100.000 lembar saham biasa yang beredar dengan nilai pari Rp. 1.440 per lembar. Harga pasar saham pada saat deviden diumumkan adalah Rp 1620 per lembar. Deviden saham ini baru akan dibagikan kepada para pemegang saham pada tanggal 18 januari 2011.
Jawab:



1.      18 10   Deviden Saham                       Rp 12.960.000
    12                Utang deviden                                                Rp 11.520.000
                        Modal disetor                                      Rp 1.440.000
kelebihan diatas
nilai pari biasa

Perhitungan:
Deviden Saham = 8% x 100.000 x Rp 1.620 = 12.960
Deviden Saham yang dapat dibagikan = 8000 lbr x 1.440 = 11.520.000
Kelebihan Harga terbit diatas nilai pari = 8000 lbr x (Rp/620-Rp 1.440) = 1.440.000

Jurnal Penutup
31 10   Laba di Tahan                                                 Rp 12.960.000
    12                Deviden Saham                                                           Rp 12.960.000
           
18 10   Deviden Saham yang Dapat di Bagikan         Rp 11.520.000
    12                Saham Biasa                                                                Rp 11.520.000
8% x 100.000 x 1.440 = 11.520.000


Ekuitas Pemegang Saham Modal Perseroan

Perseroan Terbatas adalah badan usaha yang berbentuk badan hukum yang modalnya terbagi atas saham-saham dimana setiap pemegang saham atau pemilik (Persero) hanya bertanggung jawab kepada perusahaan secara terbatas sebanyak nilai saham yang dikuasainya.
Perseroan dapat dibagi menjadi dua yaitu : 
1. Persero yang sahamnya diperdagangkan secara luas kepada publik atau dinamakan dengan Perseroan terbuka (public companies) atau juga disebut dengan perseroan publik atau emiten dan

2. Perseroan yang sahamnya tidak diperdagangkan kepada publik melainkan hanya kepada sekelompok kecil investor yang dinamakan Perseroan tertutup (private company). 

Sumber Modal Perseroan Terbatas
1.      Modal disetor (paid-in capital)
Modal disetor atau dsebut juga modal dikontribusi adalah keseluruhan jumlah kas dan aktiva lainnya yang disetorkan oleh pemegang saham ke dalam perseroan untuk dipertukarkan dengan saham.
1.      Laba ditahan
Laba ditahan adalah laba perusahaan perseroan yang tidak dibagikan kepada para pemegang saham.


Investasi Dalam Obligasi

Investasi dalam obligasi
adalah surat berharga yang berisi kontrak antara orang yang memiliki utang obligasi dengan pihak yang member utang untuk memperoleh sejumlah uang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Investasi dalam obligasi termasuk ke dalam investasi jangka panjang.
 Jenis-jenis obligasi :
1.      Obligasi khusus : Obligasi khusus terdapat menjadi dua yaitu obligasi berjangka atau suatu jenis obligasi yang dikeluarkan yang  terdapat rentang waktu atau jatuh tempo pada waktu yang bersamaan, sedangkan obligasi serial atau suatu surat berharga obligasi yang mempunyai jatuh tempo secara berangsur-angsur.
2.      Obligasi hipotik : surat obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan perseroan yang memberi hak kepada pemegang obligasi untuk mengambil aktiva tertentu jika perseroan yang mengeluarkan obligasi gagal untuk membayar bunga atau pokok pinjaman.
3.      Obligasi dengan jaminan : Obligasi dengan jaminan seperti ibaratkan dengan suatu pegadaian terhadap barang yang akan ditukarkan dengan sejumlah uang. sama seperti obligasi dengan jaminan, perusahaan yang akan diberi surat obligasi harus memberi jaminan kepada pihak peminjam atau pemberi obligasi dapat berupa aktiva, sertifikat, dan lain sebagainya.
Disagio obligasi adalah apabila tingkat bunga harga pasar lebih tinggi dibandingkan tingkat bunga nominal yang dikeluarkan dinamakan disagio atau perusahaan yang meminjam mendapatkan kerugian.
Agio obligasi merupakan apabila tingkat bunga harga pasar leih rendah dibandingkan dengan tingkat bunga harga nminal yang dikeluarkan  maka perusahaan yang diberi pinjaman tersebut akan untung.

Investasi Sementara

Investasi Sementara atau dalam bahasa inggris temporary investment merupakan investasi jangka pendek dalam bentuk surat-surat berharga. Surat-surat berharga yang dimaksud adalah saham dan obligasi dimana kedua surat berharga itu akan dapat dijual untuk mendapatkan uang tunai bilamana perusahaan membutuhkannya.

Investasi dalam Sekuritas Hutang/obligasi
Instrument yang menunjukkan hubungan kreditur dengan suatu perusahaan. Investasi dalam sekuritas hutang menurut (Donald, Jerry dan Terry : 433) dikelompokkan menjadi 3 bagian kategori :
·         Dimiliki sampai jatuh tempo (held to_maturity)
Menurut maksud dan kemampuan perusahaan akan dimiliki sampai jatuh tempo
·         Perdagangan (tranding)
Sekuritas hutang yag dimiliki terutama untuk dijual dalam jangka waktu dekat untuk menghasilkan laba / selisih jangka pendek
·         Tersedia untuk dijual (Available for sale)
Tidak diklasifikasikan sebagai sekuritas yang dimiliki sampai jatuh tempo/perdagangan

1.      Sekuritas yang dimiliki sampai jatuh tempo
Hanya hutang investor/perusahaan dapat mengklasifikasikan nya jangka yang melaporkan mempunyai
a)      Nilai positif untuk memegang sekuritas
b)      Kemampuan untuk memiliki sekuritas itu sampai jatuh tempo
Perusahaan – biaya yang diamortisasi, bukan pada nilai wajarnya.
2.      Sekuritas perdagangan
Akan dijual dalam periode waktu yang singkat
Digunakan untuk menghasilkan laba dari selisih harga jangka pendek
Biasanya digunakan dari 3 bulan, mungkin lebih sering diukur dalam hitungan jam/hari
Dilaporkannya pada nilai wajar

3.      Sekuritas yang tersedia untuk dijual
a)      Investasi sekuritas hutang yang siap dijual kapan saja dilaporkannya pada nilai wajarnya (fair value)
b)      Keuntungan & kerugian berkaitan dengan perubahan dalam nilai wajarnya sekuritas hutang dicatat pada akun keuntungan/kerugian yang belum terealisasi (unrealized holding gain/loss). Akun ini dilaporkan sebagai modal (comprehensive income) sebagai komponen dari ekuitas pemegang saham (stakeholder’s equity)

c)      Perubahan dalam nilai wajar tidak dilaporkannya sebagai bagian dari penghasilan (laba) bersih sampai sekuritas tersebut dijual

KEWAJIBAN HUTANG LANCAR

KEWAJIBAN HUTANG LANCAR

Kewajiban Tidak Lancar
Adalah kewajiban yang jangka waktu pelunasannya lebih dari 1 tahun (12 bulan). Ada Utang Jangka Panjang, Kewajiban Sewa Jangka Panjang, Kewajiban Pajak Penghasilan Tangguhan, dan Kewajiban Tidak Lancar Lain.
·         Utang Jangka Panjang ( Long Term Debt).
·         Kewajiban Sewa Guna Usaha (Long Term Lease Obligation)
·         Kewajiban Pajak Penghasilan Tangguhan (Deffered Income Tax Liability)
·         Kewajiban Tidak Lancar Lain (Other NonCurrent Liabilities)
Jenis Hutang Jangka Panjang
·         Hutang Hipotik (Mortgage Payable)
Hutang hipotik adalah pinjaman jangka panjang yang didapat perusahaan dari bank disertai jaminan aktiva tetap tak bergerak.
·         Hutang Obligasi (Bond Payable)
Perusahaan yang membutuhkan dana untuk modal kerja yang cukup besar.

·         Jenis – Jenis Obligasi
1.   Registred Bond 
2.   Bearer Bonds atau Coupun Bonds 
 3.   Term Bond 
 4.   Convertible Bond 
5.   Serial Bonds 
 6.   Collable Bonds
7.   Secured Bonds

8.   Dibenture Bond 

HUTANG LANCAR

HUTANG LANCAR

·         JUMLAH SUDAH PASTI : 

-          Hutang Dagang
-          Wesel Bayar
-          Hutang Jangka Panjang Jatuh Tempo
-          Hutang Deviden
-          Hutang Pajak
-          Hutang Biaya
-          Uang Jaminan

·         DESTIMASI

-          Hutang Pemberian Hadiah
-          Hutang Garansi Servis
-          Hutang Pemulihan Pencemaran Lingkungan
-          Hutang Operasi Dalam Penghentian
-          Hutang Perkara Pengadilan
-          Hutang Sebagai Penjamin

·         KONTINJENSI

Kewajiban Yang Berhubungan Dengan Karyawan
>. Gaji
>. Upah
- Menurut peraturan permburuan di Indonesia, pegawai dikatakan lembur jika ia bekerja > 40 jam  seminggu
- Lembur untuk jam pertama pada hari kerja = 1,5 x tarif  normal /jam
- Lembur untuk jam kedua dst pada hari kerja = 2 x tarif normal /jam
- Pada hari libur resmi untuk jam lembur pertama = 2 x tarif normal /jam
- Pada hari libur resmi untuk jam lembur kedua dst = 3 x tarif normal jam

Pendapatan Kotor dan Pendapatan Bersih
>. Pendapatan Kotor => Jumlah total gaji upah komisi, jenis kompensasi, lain yang diterima oleh pegawai sebelum dikurangi pajak dan pengurangan lain.
>. Pendapatan Bersih => Jumlah yang benar-benar di terima pegawai setelah dikurangi pajak

Pengurangan Gaji dan Upah
   PPH
1.  Perusahaan
2.  Pegawai
3. Sebagian perusahaan sebagai karyawan

Contoh Soal:

1. Fani selama bulan oktober 2014 bekerja selama 197 jam. gaji  /bln nya sebesar RP 1.730.000. Jumlah jam kerja normal perusahaan selama 1 bulan adalah 173 jam.

Jawab:

1.730.000 : 173 = 10.000 /jam
197  - 173 = 24  (jam)

(perhitungan jam pertama) 10.000  x 1,5 x 7 = 105.000
(perhitungan jam kedua dst)  10.000 x 2 x 7 = 340.000

105.000 + 340.000 = 445.000


2.  Pada tanggal 1 November PT XYZ membeli sebuah mesin seharga RP 14.000.000 pembayaran dilakukan dengan wesel, jangka waktu 90 hari, suku bunga 12%.
Ditanya: buatlah jurnal yang diperlukan sampai dengan tanggal pelunasan..

Jawab:

Beban Bunga
12% x 14.000.000 = 1.680.000
1.680.000 : 12 = 140.000
140.000 x 2 = 280.000

Jurnal November


Pembelian Mesin         14.000.000
            Wesel Bayar                14.000.000

Jurnal Penyesuaian Bunga 2 Bulan

Beban Bunga              280.000
            Hutang Bunga             280.000

Jurnal Pembalik

Hutang Bunga             280.000

            Beban Bunga              280.000